Kamis, 26 Maret 2015

GIMANA SIH MENULIS YANG BAIK?

mungkin sebagian orang menulis itu gampang-gampang saja. ada ide dikepala, ambil laptop, semua idenya tertuang dilayar.dalam hitungan menit satu tulisannya sudah siap...plong...segitu mudahnya. tapi bagi sebagian orang yang lain, memulainya itu sangat sulit, idenya ada,,tapi saat merangkaikan satu kata demi kata untuk menjadi satu kalimat itu yang membikin sulit, kalau mau pakai bahasa pesbuker sih lumayan. tinggal pakek saja bahasa-bahasa gaul beres deh....(ini kan pakek bahasa EYD)
pernah satu kali saya ditanya sama kawan saya, 
kawan Saya : "pelatihan apa bu"
Saya             : " pelatihan menulis"
Kawan Saya : "Untuk anak SD ya?"
Saya              : "Untuk Guru-guru pak"
Kawan saya : " Emang guru belum bisa menulis? kalau saya sudah belajar dari SD"
Saya             : " yang benar?" 
Kawan Saya : " benar, emang buk nur enggak diajarin nulis sama gurunya?"
saya pertama-tama bingung juga, maksudnya apa sih? rupanya dia cuman bercanda saja. maksudnya kita sudah diajarkan menulis dan membaca dari Sekolah dasar (Ada-ada saja).....itu sih gampang...
nah...giliran sudah didepan laptop, idenya sudah ada, tapi hilang semuanya. Bleng jadinya...
kata Babe Nurdin, tulis saja, jangan dihapus-hapus, ini nulis 3 kata, 2 kata dihapus, kapan siapnya. 
buat seorang babe Nurdin,menulis itu sudah kebutuhan dia, bukan lagi sebagai kewajiban. bagi kita???
pada perlombaan FL2SN yang akan segera diperlombakan, salah satu yang diperlombaka adalah lomba mengarang untuk tingkat siswa Sekolah dasar. saya selaku wali kelas dituntut untuk mengajarkan anak didik saya untuk mulai melatih siswa saya. saya meminta siswa untuk menulis tentang sekolahnya. saya beri waktu 2 jam pelajaran. sampai jam pelajaran usai, saya lihat hanya beberapa kalimat saja yang mereka tulis, itupun banyak coretan yang telah dihapus oleh siswa. akhirnya saya sharing sama siswa saya, kata mereka, mereka tidak tahu mau memulai dari mana. rupanya begitu susahnya merangkai ide-ide kita untuk menjadi sebuah tulisan. rupanya kasus yang dialami oleh siswa saya, sama seperti yang mungkin dirasakan oleh penulis pemula yang baru belajar menulis. termasuk saya, tidak tau mulai dari mana???
inilah coretan saya untuk mengoptimalkan kebiasaan menulis  saya. sudah kehabisan ide!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar